/></td>
   <td><img src= /></td>
   <td><img src=

PENGENDALIAN DEBU DI CONVEYOR TRANSFER-POINT

 /></td>
  </tr>
  <tr>
   <td colspan= /></td>
   <td colspan=

Debu di area pertambangan, pembangkit listrik, pabrik semen, pabrik pengolahan bijih, dan industri bulk handling umumnya merupakan kondisi yang sangat mengganggu aktivitas produksi. Debu membuat para teknisi terganggu penglihatan, pernafasan, proses kerja menjadi lambat dan mempengaruhi metal dan produktivitas pekerja.

Bekerja dalam kondisi tersebut juga sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Dalam banyak kasus, debu dapat mengganggu instrumen listrik, tumbukan debu batubara di sepanjang conveyor bahkan dapat menimbulkan kebakaran.

 /></td>
  </tr>
  <tr>
   <td colspan=

Permasalahan
      Salah satu kontribusi debu terbesar di industri bulk handling adalah pada conveyor system. Debu terutama terjadi pada area sekitar transfer point, yaitu perpindahan dari satu conveyor ke conveyor berikutnya. Debu keluar dari samping kiri, kanan, belakang dan bagian depan transfer-point, berterbangan mencemari lingkungan.  Debu lolos melalui celah antara impact roller karena belt mengalami lentutan akibat terkena benturan jatuhan material.  

Pemahaman Terjadinya Debu
      Pada saat material berpindah pada conveyor dan melalui tranfer point, ia juga membawa sejumlah aliran udara bersamanya.  Dengan kecepatan yang cukup, aliran udara ini dapat mencungkil partikel-2 halus dari material yang dibawa dan membawa bersamanya, atau ia dapat menyebar partikel-2 kecil ini keluar dari penutup conveyor.
Keadaan yang menentukan apakah partikel-2 halus tersebut akan berterbangan tergantung kepada kecepatan udara, ukuran partikel dan kohesi dari material tersebut.

 /></td>
   <td><img src= /></td>
   <td colspan=

Gerakan Udara melalui Transfer Point
      Volume udara yang bergerak melalui transferpoint secara langsung berhubungan dengan ukuran penutup transfer point (skirtboard), bukaan transferpoint dan kehadiran peralatan proses lainnya.
      Terdapat tiga sumber gerakan udara di trasnferpoint : pemindahan udara, induksi udara dan udara yang di hasilkan. Gerakan udara ini adalah  sumber terjadinya debu.
Area loading conveyor dan titik curah adalah sumber utama dari pembentukan dan pelepasan debu yang berterbangan. Jumlah debu yang berlepasan dari titik pindah (transfer-point) tergantung pada beberapa faktor, termasuk sifat material yang di hantar, tinggi curah pada belt, kecepatan belt, dan sudut curah jatuhan material pada permukaan belt pemuat dan sudut curah material pada belt penerima. Kunci dari pengendalian jumlah debu yang lolos dari transfer point adalah mengurangi dan mengendalikan arus aliran udara yang melewati tranfer-point.

 /></td>
  </tr>
  <tr>
   <td colspan=

Pengendalian debu
      Debu di tranferpoint dapat di kurangi dan di kendalikan. Sebuah sisim pengendalian debu di transferpoint rancang dengan didasari pada 4 parameter dibawah ini :

  1. Mengurangi jumlah udara memasuki penutup transferpoiint
  2. Mengurangi penyebaran aliran materia
  3. Mengurangi tinggi curah
  4. Mengurangi keceptan udara di dalam penutup transferpoint ke level di bawah keceptan di mana partikel debu akan terangkat.

      Martin Engineering menawarkan metoda pengendalian dan pengurangan debu di transfer-point dengan konsep Pengendalian Pasif dan Dust Suppression.

  1. Pengendalian pasif terdiri dari rekayasa pembesaran penutup transfer-point, tirai perlambatan laju debu dan sistim penyekat transfer-point;  pengaturan curahan dengan mempermulus jatuhan material ke permukaan belt; pengendalian udara masuk ke tranfer-point dan pemakaian kantong debu (dust bag/insertable dust collector) bertujuan mengurangi tekanan udara didalam penutup tranfer point.
  2. Penerapan sistim dust suppression terdiri dari Fog Suppression yaitu sistim pengembunan di transfer-point bertujuan menangkap partikel debu agar partikel debu menjadi berat dan jatuh kembali ke aliran material; foam suppression; dan penyemprotan bahan surfactants untuk meningkatkan daya ikat sesama partikel.
 /></td>
   <td><img src=      Metoda ekonomis untuk mengurangi debu di transfer-point adalah dengan memasangan Guardabelt impact cradle,  Guadaseal sealing cradle dan Apron seal sepanjang skirt-board. Dengan yang penggabungan di atas gejolak belt dapat di kendalikan dan penyekatan debu menjadi efektif.
      Hubungi kami untuk penanangan masalah debu di area Transfer-point dan area lainnya disekitar conveyor.
 /></td>
  </tr>
  <tr>
   <td colspan= /></td>
   <td><img src= /></td>
   <td><img src=Back